Sunday, 15 July 2012

Chlorophyll Spirulina

Chlorophyll Spirulina

    Chlorophyll Spirulina FurChange adalah produk yang di ekstraksi dengan bio-teknologi modern, pemisahan membran, dan diekstrak pada suhu kamar, memiliki kadar tinggi, berfungsi sebagai penyeimbang dalam struktur tubuh manusia, nutrisi 1(satu) gelas Chlorophyll Spirulina FurChange setara dengan 1kg sayur-sayuran. Sangat cocok dikonsumsi setiap hari oleh penggemar goreng-gorengan , daging, kopi, serta pekerja-pekerja kantoran yang terkena radiasi komputer, bahkan untuk pekerja-pekerja yang di lapangan


Fungsi Chlorophyll Spirulina :
- Baik untuk program diet
- Anti-oksidan tinggi
- Detoksifikasi darah
- Mencegah kanker usus
- Menyehatkan sistem pencernaan makanan

Merupakan minuman kesehatan (Herbal Drink) berbentuk powder/serbuk dengan kandungan utama Chlorophyll dari ekstrak tanaman Alfalfa (Medicago Sativa) yang diperkaya dengan Fitonutrient dari Spirulina yang merupakan pangan bersifat Alkali, dilengkapi dengan kandungan Soluble fiber (Serat larut) yang bermanfaat bagi kesehatan pencernaan makanan terutama usus, dan kandungan Green Tea (Teh Hijau) yang telah teruji secara klinis mengandung Anti-oksidan tinggi untuk menetralkan radikal bebas yang merusak sel-sel yang sehat.
Petunjuk Pemakaian : Tuangkan 1 sachet Chlorophyll Spirulina ke dalam botol dengan 600ml air, kocok, siap untuk diminum. Baik untuk dikomsumsi dalam 1 hari.
Komposisi : Klorofil dari rumput Alfalfa, Spirulina, serat larut, Teh hijau, Fruktosa

dapat di dapatkan pada 02743151718

DIABETES

Apa Itu Diabetes?

Diabetes mellitus adalah sekelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya tingkat gula darah (glukosa) yang dihasilkan dari kerusakan sekresi insulin, atau tindakan, atau keduanya. Diabetes mellitus, sering disebut diabetes, pertama kali diidentifikasi sebagai penyakit terkait dengan "air seni manis" , dan kehilangan otot yang berlebihan dalam dunia kuno. Peningkatan kadar glukosa darah )hiperflikemia) menyebabkan kebocoran glukosa kedalam urin, karena itu istilahnya disebut kencing manis.

Biasanya kadar glukosa darah secara ketat di kontrol oleh insulin, hormon yang di produksi oleh pankgreas. Insulin menurunkan kadar glukosa darah. ketika gula darah naik (misalnya, setelah makan makanan), insulin dilepaskan dari pankreas untuk menormalkan kadar glukosa. Pada pasien dengan diabetes, produksi adanya atau relatif insulin menyebabkan hiperglikemia. Diabetes adalah suatu kondisi medis yang kronis, yang berarti bahwa meskipun dapat di kontrol, dia berlangsung seumur hidup.

5 langkah untuk mendiagnosis diabetes Anda

Selain dengan melihat gejala-gejala yang ditimbulkan pada penderita diabetes, kita juga dapat melakukan diagnosis diabetes melalui tes laboratorium. Tes laboratorium merupakan serangkaian metode untuk melakukan diagnosis diabetes melalui pengambilan sampel darah dan urine dari penderita diabetes. Cara diagnosis diabetes melalui tes laboratorium ini memiliki tingkat keakuratan yang tinggi. Selain kita dapat memastikan apakah seseorang menderita diabetes atau tidak, kita juga dapat menentukan tipe diabetes yang diderita serta dapat diketahui faktor penyebabnya. Hal ini penting untuk pengambilan keputusan dokter dalam memberikan obat dan saran-saran yang harus dijalankan.
Diagnosis diabetes melalui tes laboratorium memang relatif mahal karena dibutuhkan bahan pereaksi kimia dan alat pengukur diabetes yang harganya juga mahal. Namun tentunya Anda tidak akan sia-sia melakukan tes laboratorium ini mengingat hasil diagnosis diabetes merupakan dasar pengambilan keputusan dokter untuk melakukan tindakan yang tepat sehingga penyakit diabetes yang diderita dapat tertangani dengan cepat. Berikut ini beberapa pengujian diagnosis diabetes melalui tes laboratorium.

1. Tes urine
Tes urine digunakan untuk mengetahui kandungan gula di dalam urine. Tes ini meliputi uji Benedict dan uji Dipstick
Uji Benedict digunakan untuk menentukan adanya glikogen dalam urine. Mula-mula sampel urine dari penderita diabetes diambil. Kemudian ambillah 8 tetes urine tersebut ke dalam tabung reaksi. Selanjutnya sampel tersebut ditetesi dengan pereaksi Benedict sebanyak 5 tetes. Kemudian sampel tersebut dipanaskan sampai terbentuk warna. Sifat warna inilah yang memberikan petunjuk kadar gula dalam urine.
Pada hasil uji Benedict, jika warna yang dihasilkan adalah merah bata, maka urine tersebut mengandung lebih dari 2% glukosa, yang artinya orang tersebut menderita penyakit diabetes.
Pada dasarnya uji Benedict untuk mengetahui kandungan senyawa aldehida. Oleh karena itu, pada uji benedict akan memberikan warna bahkan jika ada gula-gula lain yang terdapat dalam urine, seperti maltosa, galaktosa, sukrosa fruktosa, dan lain-lain.
Uji Benedict tidak dapat digunakan untuk penderita hipogleikimia.
Sedangkan pada uji Dipstick digunakan untuk memastikan adanya gula dalam urine. Pada dasarnya Dipsticks merupakan strip kertas yang mengandung zat kimia tertentu dan akan berubah warna jika bereaksi dengan gula. Perubahan warna yang terjadi tergantung pada bahan kimia yang digunakan dalam pembuatan dipstick tersebut. Pada uji Dipstick warna yang dihasilkan kemudian dibandingkan dengan warna yang terdapat pada buku manual.

2. Tes Darah
Tes darah mengandung beberapa kelebihan dibandingkan dengan tes urine, yaitu dapat mengetahui hipogleikimia.
Mula-mula sampel darah penderita diabetes diambil dengan menggunakan alat khusus yang ditusukkan ke jari. Darah yang menetes keluar, kemudian diletakkan pada sebuah strip khusus. Strip yang mengandung zat kimia tersebut, selanjutnya bereaksi dengan gula yang terdapat dalam darah.
Setelah ditunggu beberapa menit, strip tersebut akan mengering dan menunjukkan warna tertentu. Kemudian warna yang dihasilkan strip
tersebut dibandingkan dengan skala warna pengukuran.
Tes darah juga dapat dilakukan dengan alat photometer. Dengan alat ini proses diagnosis diabetes dapat diketahui dengan cepat dan tepat. Tes ini dilakukan sesudah puasa (minimal selama 10 jam) dan 2 jam sesudah makan.
Berdasarkan hasil tes, jika seseorang mempunyai kadar gula darah puasa lebih dari 110mg% dan kadar gula darah 2 jam sesudah makan lebih dari 200 mg% maka dapat disimpulkan bahwa orang tersebut menderita diabetes.

3. Tes puasa glukosa plasma (FPG)
Uji FPG digunakan untuk mendiagnosis diabetes dan pradiabetes yang biasanya dilakukan pada pagi hari.
Berdasarkan hasil tes, jika seseorang mempunyai kadar glukosa puasa 100 sampai 125 mg/dL berarti orang tersebut memiliki gangguan glukosa puasa (IFG) atau disebut juga dengan gejala pradiabetes.
Selanjutnya jika seseorang mempunyai kadar glukosa puasa lebih dari 126 mg/dL maka dapat dikatakan bahwa orang tersebut mengidap penyakit diabetes.

4. Uji toleransi glukosa oral (OGTT)
Dalam mendiagnosis penderita pradiabetes uji OGTT lebih diandalkan karena lebih sensitif dibandingkan dengan uji FPG,
Sebelum dilakukan uji OGTT, terlebih dahulu pasien berpuasa minimal 8 jam. Selanjutnya pasien diukur kadar glukosa plasma.
Kemudian pasien minum cairan yang mengandung 75 gram glukosa telah dilarutkan dalam air. Selang 2 jam kemudian pasien diukur kembali kadar glukosa plasmanya.
Berdasarkan hasil tes, jika seseorang memiliki kadar glukosa darah antara 140 dan 199 mg/dL 2 jam setelah minum cairan tersebut, maka dapat dikatakan orang tersebut memiliki gangguan toleransi glukosa (IGT) atau disebut juga dengan gejala pradiabetes.
Selanjutnya jika seseorang memiliki kadar glukosa lebih dari 200 mg/dL, maka dapat dikatakan orang tersebut mengidap penyakit diabetes.

5. Uji glukosa plasma secara acak
Pada kondisi akut yang ditandai dari besarnya nilai hasil tes FPG dan uji OGTT, yaitu lebih dari 200 mg/dL dan ditambah adanya gejala seperti sering buang air kecil, rasa haus berlebihan dan terjadinya penurunan berat badan, maka perlu dilakukan uji glukosa plasma secara acak.
Pada uji ini dokter akan memeriksa kadar glukosa darah orang tersebut pada hari lain dengan menggunakan uji FPG atau OGTT untuk mengkonfirmasikan diagnosis.
Berdasarkan penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa cara diagnosis diabetes masing-masing tes memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Oleh karena itu berbagai tes diagnosis diabetes di atas bersifat melengkapi antara satu sama lain. Dengan semakin lengkapnya data yang diperoleh dari hasil pengujian diagnosis diabetes, maka semakin tepat dan akurat terapi yang akan diberikan oleh dokter.
Setelah Anda melakukan pengujian diagnosis diabetes, dokter akan menjelaskan kepada Anda mengenai status diabetes Anda beserta faktor penyebabnya. Kemudian dokter akan memberikan terapi dan beberapa saran untuk Anda ikuti. Jika Anda mengikuti prosedur yang benar mengenai pemeriksaan diagnosis diabetes di atas, niscaya gejala sakit yang yang Anda derita akan berkurang.
cara menyembuhkan nya dapat dengan salah satu obat yang bernama Goji , berikut testimonial tentang goji :

1. Ugie Sugiono 48th , Condong Catur Sleman Yogyakarta
Riwayat sakit DIABETES dari awal 2006 , semula cuma kecetit, terus direndam dengan air hangat dan ternyata air terlalu panas hingga kulit saya menglupas, dan akhirnya dibawa ke RS pemerintah 40 hari biaya 60juta dan belum sembuh. Setelah konsumsi Goji & Danshen , Alhamdulillah luka saya mulai mengering dan menutup , dan akhirnya sembuh , terimakasih ya Allah penyakit saya telah di sembuhkan dengan perantara Goji.
Goji dapat di dapatkan pada 02743151718

Goji Capsules dan Denshen Tablet

MANFAAT GOJI SOFT CAPSULES

1.Memelihara Kesehatan Fungsi Hati
Goji sebagai sumber Betaine alami yang berperan bagi kesehatan fungsi hati, otot, otak dan syaraf.

2.Meningkatkan Imunitas dan Fungsi Kekebalan Tubuh
LBP secara signifikan dapat mengatur fungsi kekebalan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh melawan penyakit.

3.Meningkatkan Sel-sel Darah
Goji secara signifikan dapat meningkatkan proliferasi sel induk hematopoietik untuk meningkatkan kapasitas untuk menghasilkan darah.

4.Mengatur Lemak Darah dan Melawan Perlemakan Hati
Secara efektif dapat mengurangi kadar lemak jahat dalam darah untuk meningkatkan kapasitas hati dan memperbaiki kerusakan sel hati.

5.Anti Oksidan dan melawan penuaan.

6.Mengatur Gula Darah
LBP adalah bahan aktif utama fungsional dalam Goji. Mempunyai regulasi yang signifikan dalam gula darah dan lemak darah. Penelitian menunjukkan bahwa LBP dapat melindungi sel-sel pankreas mengatur dan meningkatkan sinstesa dan pelepasan insulin untuk mempertahankan gula darah pada tingkat normal.

7.Perawatan Mata
Anti-oksidan Caretenoid yang sangat kuat dari Goji dapat melindungi dari degenerasi mata dan katarak.

8.Pencegah Kanker
Goji mengandung mineral Germanium yang berfungsi sebagai anti Kanker dan sangat jarang terdapat pada makanan lain.


MANFAAT DANSHEN TABLET


1.Mengatur Lemak Darah Serta Kekentalan Darah
Secara efektif dapat mengurangi perlengketan sel-sel darah, trigliserida dan kolesterol dalam darah.

2.Melancarkan Sirkulasi Darah
Hal ini membuat cardiovascular dan cerebrovascular lebih baik karena pasokan darah dan pasokan oksigen lebih lancar. Mencegah penyumbatan arteri koroner dan mencegah kekurangan oksigen pada jantung dan otak. Hal ini juga dapat menghilangkan gejala seperti sesak dada, sesak napas, sakit kepala, kehilangan denyut jantung, nyeri dada, dll.

4.Melarutkan Trombus dan Melenturkan Pembuluh Darah
Meningkatkan mikrosirkulasi, mengembalikan elastisitas pembuluh darah dan menghilangkan penyumbatan arteri koroner

5.Mengatur Tekanan Darah dan Meningkatkan Kekebalan Tubuh Secara Efektif 
Menghindari terjadinya tekanan darah tinggi, trombosis serebral, pendarahan otak, arterikleroris dan infark miokard